Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

PENYIAPAN BAHAN UJI PENGUATAN METODE APLIKASI PELAPISAN BENIH KEDELAI DALAM MEMPERTAHANKAN MUTU BENIH KEDELAI

09/03/2024 06:27:00 Nofita Afifadha 242

Salah satu upaya dalam mengatasi kemunduran benih kedelai dapat diterapkan teknologi seed coating. Tujuan dilakukannya seed coating antara lain: (1) meningkatkan kinerja benih selama perkecambahan, (2) melindungi benih dari gangguan atau pengaruh kondisi lingkungan, (3) mempertahankan kadar air benih, (4) mengurangi dampak kondisi ruang penyimpanan, dan (5) memperpanjang daya simpan benih. Oleh karena itu dengan penerapan seed coating diharapkan viabilitas dan vigor benih pada periode simpan dapat dipertahankan secara optimal.

Berdasarkan hal tersebut Balai Besar PPMBTPH pada tahun 2022 telah melaksanakan penguatan metode mengenai  “Evaluasi Masa Kadaluarsa Benih Kedelai Melalui Aplikasi Pelapisan Benih Kedelai Dalam Mempertahankan Mutu Benih Selama Penyimpanan” yang  dilakukan terutama untuk memperoleh bahan coating yang paling optimal berpengaruh terhadap viabilitas dan vigor benih kedelai (Glycine max L. Merril) selama penyimpanan. Hasil dari penguatan metode tahun 2022 adalah mutu benih kedelai Anjasmoro dan Gepak Kuning  dengan  perlakuan pelapisan (polymer + Rhizobium sp. dalam bentuk cair dan polymer + thiamektosam), yang disimpan  pada  suhu 27 - 29ºC sd. bulan simpan ke-enam masih memenuhi persyaratan mutu benih sesuai Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 966/TP.010/C/04/2022 tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dimana daya berkecambah Anjasmoro 69% (kelas benih BR, masa edar berakhir pada Juni 2022)  dan daya berkecambah  Gepak Kuning 80%  [A1] (kelas benih BD, masa edar berakhir Agustus 2022).

Pada Bulan Juni 2023 salah satu hasil pemeriksaan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, bahwa pengembangan metode aplikasi pelapisan benih kedelai dalam mempertahankan mutu benih kedelai ini agar dapat menghasilkan rekomendasi yang layak dicantumkan pada Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 465/HK.220/C/02/2023 tentang tentang perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 966/TP.010/C/04/2022 tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, perlu lebih dimantapkan Kembali.   Untuk itu di  tahun 2024  metode aplikasi pelapisan benih kedelai dikaji kembali dengan menambahkan jenis varietas dengan  variasi ukuran benih dengan penyimpanan pada suhu ruang yang bertujuan untuk Pemantapan metode  aplikasi pelapisan benih kedelai (polymer + Rhizobium sp. dalam bentuk cair dan polymer + thiamektosam), dalam mempertahankan mutu benih kedelai  selama penyimpanan (minimal sampai dengan 6 bulan simpan)

Dalam pemantapan metode aplikasi pelapisan benih kedelai Tahun 2024, varietas yang digunakan lebih bervariasi dalam segi ukuran maupun kelas benih. Jenis varietas yang digunakan tediri dari Dega 1 (berat 1000 butir 229,8 gram) dan Grobogan (berat 1000 butir 180 gram), varietas berukuran sedang yaitu Demas 1 (berat 1000 butir  adalah 130 gram)  dan Dering 1,  (berat 1000 butir 107 gram ) serta varietas berukuran kecil Gepak Ijo (berat 1000 butir adalah 83 gram ), dengan kelas benih BD dan BR. 

Berdasarkan hasil koordinasi dengan produsen benih di Kabupaten  Grobogan Provinsi Jawa Tengah  yaitu di PB. Agro Lestari tersedia kedelai varietas Grobogan dengan  kelas benih BR hasil  panen akhir Januari 2024. Sedangkan benih Dega 1 juga telah tersedia tetapi belum diajukan untuk dilakukan pengujian oleh BPSB dikarenakan belum ada permintaan dari konsumen.   Volume yang dibutuhkan masing-masinga varietas sebesar 45 kg

 


Keunggulan dari benih Grobogan adalah merupakan kedelai non GMO (Genetically Modified Organism) atau tanpa rekayasa genetika sehingga kedelai ini lebih aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Varietas kedelai Grobogan umur polong masak 76 hari, potensi hasil 3,40 ton/hektar, kandungan protein  43,9 persen, kandungan lemak 18,4 persen dan bobot per 100 biji  adalah 18 gram. Keunggulan lainnya adalah bijinya lebih besar dan lebih bersih jika dibanding kedelai impor.


Diharapkan bahan uji lainnya selain benih varietas Grobogan dapat segera diperoleh dengan kelas benih dan mutu yang sesuai untuk dapat segera dilaksanakan seed coating. Sehingga pelaksanaan keguatan penguatan metode ini dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditetapkan.