Kunker Menteri Pertanian ke Riau: Genjot Cetak Sawah, Pompanisasi, dan Hilirisasi Kelapa Menuju Swasembada
Riau, 22–23 Juli 2025 — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau guna memperkuat koordinasi dan percepatan program strategis sektor pertanian. Kegiatan ini diisi dengan rapat koordinasi yang dihadiri Gubernur Riau, para bupati/wakil bupati, pimpinan TNI/Polri setempat (Kapolda, Kapolres, Danrem, Dandim), serta perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan daerah.
Dalam arahannya, Menteri Pertanian menekankan pentingnya percepatan program pencetakan sawah baru di wilayah Riau, dengan total potensi lahan seluas ±15.000 hektare. Adapun wilayah prioritas meliputi Kabupaten Siak (5.000 Ha), Pelalawan (5.000 Ha), Dumai (4.000 Ha), dan Indragiri Hulu (1.000 Ha).
Tak hanya fokus pada produksi pangan, Riau juga dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan hilirisasi kelapa, dengan luas lahan mencapai ±400.000 hektare. Kementerian Pertanian siap mendukung proses hilirisasi ini secara bertahap, seiring dengan kebijakan nasional untuk memperkuat sektor agroindustri dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal.
Mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap pertanian, Kementan juga akan memberikan bantuan pompanisasi sebagai upaya penyediaan air irigasi untuk mendukung keberlanjutan usaha tani di wilayah Riau.
Menteri Amran menyatakan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun mendatang, Provinsi Riau ditargetkan mampu mencapai swasembada pangan, khususnya beras. Sementara itu, dalam empat tahun, hilirisasi kelapa ditargetkan dapat berjalan secara optimal, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah.
Gubernur Riau dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa luas Lahan Budidaya Sistematis (LBS) di provinsi ini mencapai ±59.000 hektare. Namun, produksi saat ini baru mampu memenuhi sekitar 20% dari kebutuhan konsumsi pangan masyarakat setempat, sehingga diperlukan upaya serius dalam peningkatan produksi dan distribusi pangan secara merata.

Penulis : Tukiman
Editor : Syakhril Alam & Siti Nurhaeni